in

Maher Zain Hadiahkan Erdogan Sebuah Lagu Istimewa. SEBAK

Lagu Yang Bersemangat Kenegaraan. Hebat. Ada Nak Buat Untuk Tun Mahathir?

Maher Zain Hadiahkan Erdogan Sebuah Lagu Istimewa. SEBAK | Beberapa minggu yang lalu Maher Zain pergi ke Turki dan sempat bertemu dengan Erdogan. Erdogan minta Maher Zain buatkan dia sebuah lagu istimewa. Siapa sangka, dalam tempoh kurang 7 hari, lagu tu siap. Jom dengarkan. Sebak.

HADIAH MAHER ZAIN KEPADA ERDOGAN

Penyanyi popular Muslim Maher Zain telah merilis lagu baru untuk presiden Erdogan menjelang pemilihan presiden 24 Jun ini di Turki.

Maher Zain, penyanyi, penulis lagu dan produser musik R & B asal dari Sweden yang telah melantunkan lagu dalam bahasa Inggris, Arab, dan Turki, telah menyelesaikan proses rekaman lagu “Harvest Time (Hasat Zamani)” untuk Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Presiden telah menggunakan lagu tersebut untuk kempen politiknya.

Berbicara kepada Anadolu Agency dalam sebuah wawancara eksklusif, Maher Zain mengatakan Erdogan “dicintai oleh semua Muslim di seluruh dunia.”

“Ketika Anda menilai seorang pemimpin, Anda menilai dia pada keputusan yang dia buat dalam situasi yang sulit. Saya pikir Presiden Erdogan telah menunjukkan kepemimpinan global yang luar biasa ketika berurusan dengan beberapa tantangan kemanusiaan utama di zaman kita,” kata Zain.

Zain juga menekankan “dukungan luar biasa” Turki bagi pengungsi Suriah.

“Untuk menampung lebih dari 3 juta pengungsi dan menghabiskan miliaran dolar sebagai tuan rumah dan merawat mereka bukanlah tugas yang mudah bagi negara mana pun. Ini menunjukkan sikap moral yang unik yang didorong oleh belas kasih terhadap kemanusiaan,” katanya.

“Saya baru-baru ini mengunjungi Bangladesh dan melihat sendiri dukungan yang diberikan Turki kepada pengungsi Rohingya di sana. Turki, di bawah kepemimpinan presiden (Erdogan) merupakan model bagi banyak negara Muslim – Turki demokratis, pluralis dan bangga dengan identitas dan warisan. Semoga Tuhan memberkati beliau dan memberkati orang-orang Turki untuk apa yang mereka lakukan.”

Pada proses penyusunan lagu dan penulisan lirik, Maher Zain mengatakan, Erdogan ( dalam pertemuan singkat dengan teman-teman artis) secara bercanda meminta sebuah lagu tentang Turki.

“Saya merasa terhormat dan berkewajiban. Saya bukan orang Turki tetapi saya selalu berdoa untuk melihat Turki yang kuat dan stabil. Saya berjanji kepada presiden bahwa saya akan menyerahkankan lagu pada akhir Mei. Saya hanya punya 10 hari untuk melakukan segalanya. Ini merupakan Ramadhan dan banyak tekanan! Namun Alhamdulillah sudah selesai sekarang,” katanya.

Zain mengatakan dia merupakan seorang “sangat yakin” pada persatuan, jadi dia menekankan kata tersebut dalam lagunya.

“Kita hidup di sebuah wilayah global di mana persatuan mutlak diperlukan untuk dunia yang damai. Terlepas dari perbedaan yang ada, saya percaya bahwa ada banyak hal yang dapat diperoleh dalam menyatukan nilai-nilai, sejarah, dan kemanusiaan kita,” katanya.

“Saya adalah seseorang yang tidak menyukai perpecahan dan saya harap suatu hari nanti, sebagai negara dan komunitas yang berbeda, kita dapat mengesampingkan perbedaan dan hidup sebagai satu keluarga sedunia. Itu merupakan mimpi saya.”

Lagu ini ditulis oleh Ahmet Kurtis, seorang penyair Macedonia yang sebelumnya bekerja dengan Zain pada beberapa lagu. (Sumber: Turkinesia)

LAGU MAHER ZAIN KEPADA ERDOGAN

ERDOGAN HADIR PENGEBUMIAN SEJARAWAN POPULAR TURKI

Ratusan orang berkumpul di Istanbul pada hari Rabu untuk menghadiri pemakaman sejarawan seni dan budaya Turki, Semavi Eyice yang meninggal sehari sebelumnya.

Anggota keluarga, beberapa pejabat tinggi pemerintah, termasuk Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan warga lainnya menghadiri shalat jenazah di Masjid Fatih.

Eyice dianugerahi Grand Prix Seni dan Budaya Kepresidenan pada tahun 2011, meninggal pada hari Selasa di usia 95 tahun di Maltepe University Medical Faculty Training and Research Hospital setelah menderita gagal organ.

Dia mengkhususkan diri dalam studi seni Bizantium dan Ottoman di Istanbul dan secara luas dianggap sebagai pelopor studi Bizantium di Turki. Sepanjang karirnya, Eyice menerbitkan sekitar 15 buku dan lebih dari 500 makalah dan artikel. (Sumber: Turkinesia)

Comments

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Erdogan Diajak Mahasiswa Sahur Bersama. Pukul 5 Pagi Tak Sangka Asrama Universiti GEMPAR

Kos Siar Piala Dunia. TERKINI RTM Tak Keluar Satu Sen Pun. RM30 Juta Telah Habis Ditaja.